WAWASAN KEBANGSAAN SEBAGAI WAWASAN NUSANTARA
Wawasan Kebangsaan, sekilas itu hanya sebaris kalimat yang terdiri dari dua suku kata.Tapi sadarkah anda wawasan kebangsaan
adalah sesuatu yang sangat penting untuk kembali di pahami karena paham
akan hal tersebut tidak akan pernah mati dan akan selalu dibutuhkan
untuk menciptakan keseimbangan dalam suatu Negara.
Sebelumnya mari kita merolback tentang
apa dan makna arti dari wawasan dan kebangsaan.Wawasn bermakna kemampuan
untuk memahami atau memandang suatu konsep tertentu sesuai dengan
konsep atau pokok pikiran yang terkandung didalamnya.Sedangkan
kebangsaan itu sendiri adalah tindak tanduk kesadaan dan sikap yang
memandang diri sebagai suatu kelompok bangsa yang sama dengan
keterikatan sosiokultural yang disepakati bersama.
Dan wawasan kebangsaan itu sendiri
adalah sudut pandang atau cara memandang seseorang atau kelompok untuk
memahami jati diri sebagai suatu bangsa dalam memandang dirinya da
bertingkah laku sesuai dengan falsafah hidup dalam lingkungan internal
maupun eksternal.
Tapi bagaimana di dalam bangsa kita
sendiri dengan pemahaman tersebut.Bagi yang sedikit mengerti tentang
paham wawasan kebangsaan tentu sudah sangat paham dengan keadaan bangsa
untuk saat ini. Kondisi Wawasan Kebangsaan pada diri anak bangsa
sekarang ini telah pudar dan hampir pada jurang kehancuran. Ikatan
nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa sudah longgar.
Ibarat sebuah meja, Republik yang
ditopang oelh empat pilar kekuatan nasional yakni ekonomi, budaya,
politik dan TNI, tiga dari empat pilar sudah patah dan satu pilar
lainnya sudah bengkok. Ketiga pilar yang patah tersebut adalah :
Pertama, kondisi ekonomi kita yang serba sulit sebagai dampak krisis
ekonomi yang berkepanjangan, menyebabkan jumlah penduduk miskin semakin
bertambah, lapangan pekerjaan sangat kurang dan jumlah pengangguran
semakin meningkat serta kesenjangan ekonomi semakin lebar.
Menyimak keadaan Wawasan Kebangsaan
Indonesia pada rakyat kita yang sangat memprihatinkan itu, sepatutnya
bangsa ini sepakat untuk memantapkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang
sudah longgar itu. Kita perlu suatu landasan yang kuat dan konsepsional
untuk membangun kembali persatuan dan kesatuan bangsa serta jiwa
nasionalisme yaitu “Wawasan Kebangsaan”.
Membahas Wawasan Kebangsaan, harus
dimulai dari nilai-nilai yang dibangun oleh para pendahulu dan pendiri
bangsa ini. Mereka telah menanamkan nilai-nilai persatuan dengan
mencetuskan “Sumpah Pemuda” yang kemudian menjadi embrio dari Wawasan
Kebangsaan yaitu : Satoe Noesa, Satoe Bangsa dan Satoe Bahasa, yaitu
Indonesia. Makna dari Wawasan Kebangsaan memang belum begitu popular
dalam kehidupan masyarakat kita, sehingga sampai saat ini belum ada
rumusan yang baku tentang Wawasan Kebangsaan itu, mengingat sifatnya
abstrak dan dinamis.
Maka dari pada itu sebaiknya kita
menanamkan pemikiran tersebut kedalam pribadi kita masing-masing
terlebih dahulu, meresapi dan benar-benar memahai.tentu lambat laun akan
semakin mengerti dan diharapakn juga untuk ambil dalam kehidupan
bermasyarakat sebagai wujud nyata atas apa yang sudah kita
pahami.terlebih lagi terhadap para generasi mpenerus kita hal tersebut
harus dan wajib hukumnya untuk ditanamkan sejak dini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar